>
~/projects/burnout
cat feelings.txt
written at 2:47am, coffee #4, deadline in 6 hours
Gw udah 3 hari debugging hal yang sama.
Tiga. Hari. Bukan jam — HARI.
Dan ternyata masalahnya? Semicolon yang ilang.
Satu titik koma. Di baris 847.
Stack trace-nya nunjuk ke mana-mana kecuali ke sana.
Documentation bilang ini harusnya works out of the box.
Bohong. Semua bohong. Documentation itu ditulis sama orang yang
belom pernah nyentuh code-nya sendiri.
[02]
error log — unfiltered
FATAL › TypeError: Cannot read properties of undefined
FATAL › reading 'map' — bro literally WHO called map on undefined
WARN › 847 deprecated warnings — gw tau, gw tau, diem dulu
INFO › gw masih waras. mungkin.
PM nanya "kapan selesai?" jam 11 malem.
Gw reply "besok pagi" padahal gw lagi bengong di depan monitor.
Ini bukan passion lagi bro. Ini Stockholm Syndrome.
Gw nyintai hal yang nyiksa gw setiap hari.
[03]
hal-hal yang bikin gw mau quit
serius ini bukan drama, ini nyata
• Framework baru setiap 6 bulan.
• Senior bilang "harusnya gampang" tapi dia sendiri ga bisa jelasin kenapa.
• Perbincangan 2 jam yang bisa jadi email 3 baris.
• Code review yang komentarnya "kurang clean" tanpa contoh clean itu kayak gimana.
• Deploy hari Jumat. Siapa yang approve ini. Siapa.
• It works on my machine. Ya terus mau gw apain mesin lo?
Terus ada saat kode lo akhirnya jalan setelah 3 hari.
Dan lo ngerasa kayak dewa. Kayak lo abis naklukkin sesuatu
yang ga harusnya bisa ditaklukkin.
Itu high-nya ga ada obatnya.
Makanya kita balik lagi. Besok. Lusa. Tiap hari.
Masochist? Mungkin. Tapi ini gw. Dan code ini gw tulis.
Dan somehow itu cukup.
[05]
pesan terakhir — format: malbolge
Curhatan dalam bahasa Malbolge